Bisnis Online Thrift Store Viral, Banyak Peminatnya dan Menguntungkan

Posted on

Bisnis online thrift store menjadi salah satu bisnis yang sedang banyak peminatnya. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya pengguna media sosial berupa TikTok untuk melakukan thrift shop tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa jenis bisnis ini juga digemari oleh berbagai generasi.

Namun terkadang bisnis ini juga dipandang sebelah mata. Karena memang barang yang dijual itu bukan dalam keadaan baru. Meskipun kondisi dari barang tersebut masih sangat bagus dan masih bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Drifting atau belanja barang bekas sekarang ini juga bisa dilakukan secara online. Para pelaku usaha tersebut juga menyatakan bahwa mereka senang melakukan bisnis tersebut karena mendapatkan banyak keuntungan.

Apalagi jika mereka bisa melakukan promosi melalui media sosial. Tidak hanya itu saja, tetapi generasi milenial pun juga menjadi pelaku dari usaha ini. Apakah Anda juga merupakan salah satunya?

Bisnis Online Thrift Store Viral, Banyak Peminatnya dan Menguntungkan
Ekonomi – Bisnis.com

Pengertian Bisnis Online Thrift Store

Sebenarnya bisnis thrift store merupakan penjualan online barang bekas atau second hand. Barang bekas tersebut bisa berupa pakaian, buku, atau perlengkapan rumah tangga. Terkadang ada juga sepatu dan yang lainnya.

Kembali ke penjelasan sebelumnya yang mengatakan bahwa meskipun barang-barang tersebut sudah bekas, tetapi masih layak untuk dijual serta kualitasnya juga masih sangat bagus. Bahkan terkadang ada barang yang baru, tetapi pada saat trend-nya dahulu barang tersebut tidak laku dijual.

Salah satu bukti bahwa peminat dari barang bekas tersebut banyak adalah bisa dilihat dari TikTok. Tiktok merupakan media sosial yang banyak digunakan untuk berjualan thrift shop. Anda bisa mencari baju dari merek terbaik.

Tapi baru-baru ini TikTok menyatakan akan menutup fitur penjualan tersebut. Kendati demikian, para pelaku usaha barang bekas ini tidak menyerah. Mereka masih menggunakan TikTok sebagai lapak menjual barang-barang bekas, namun tetap berkualitas tersebut.

Disisi lain, mereka juga memanfaatkan keberadaan Shopee. Biasanya penjualan barang bekas tersebut, konsumen yang minat untuk membeli disertakan clue. Setelah itu, nantinya konsumen harus checkout sesuai clue-nya melalui nama toko yang sama tetapi dari Shopee. Sebelum TikTok menyatakan ditutup, konsumen bisa checkout dari TikTok.

Tips Penting Sebelum Memulai Usaha Thrift Store

Meski banyak peminat pelaku bisnis barang bekas tersebut, nyatanya sebelum memulai penjualan online dari thrift store terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan.

Tentukan Target Market dan Produk

Pertama adalah menentukan target market dan produk yang akan dijual. Misalnya target market Anda itu untuk semua kalangan. Kemudian produk yang akan dijual itu pakaian. Nantinya Anda bisa mendapatkan baju anak-anak, baju orang dewasa, atau bisa juga celana.

Tapi tidak cukup itu saja, nanti Anda harus menentukan supplier terbaik dan terpercaya. Mengapa demikian? Agar nantinya kualitas dari barang second hand tersebut tetap terjaga.  Selain itu, agar urusan pembayaran juga aman dan terpercaya.

Supaya penjualan meningkat drastis Anda bisa melaundry ulang ataupun menyetrika barang-barang yang sudah datang dari supplier. Jangan pernah memberikan review detail mengenai barang bekas tersebut yang sifatnya tidak sesuai. Karena sungguh yang demikian itu nantinya akan membuat konsumen kecewa, meskipun harga yang Anda berikan juga tergolong murah.

Buat Nama Brand dan Logo

Tips lain memulai bisnis ini adalah membuat nama brand serta logonya. Nantinya hal tersebut juga akan membantu konsumen untuk melakukan pembelian ulang dari toko yang sama karena mengingat logonya.

Menjaga kebersihan produk dan foto produk juga merupakan tips penting untuk bisnis online thrift store ini. Harga penjualan barang bekas ini biasanya sangat terjangkau. Tapi juga bergantung dengan kualitas barang itu sendiri.